Tips & Trik Pakcing Saat Rencana Liburan Sudah Tiba

Posted on

Ada banyak orang yang tidak mau direpotkan banyak barang bawaan saat rencana berpergian sudah di depan mata. Menanti koper besar di conveyor belt sungguh menyebalkan kadang, apalagi di tengah-tengah sibuknya bandara dan limitnya waktu yang barangkali saja terjadi. Bila kamu mau bepergian dengan ringkas khas backpacker, pertimbangkan tuk menyiapkan cabin bag di pesawat bukannya koper ukuran ‘Giant’. Opsi ini dapat dipertimbangkan khususnya bila kamu cuma pergi tuk waktu singkat. Tas yang pas di kabin bakal menyederhanakan setiap sesuatunya, mulai proses check-in s.d saat mendarat di bandara tujuan. Maka dari itu disini akan diulas tips & trik untuk packing saat rencana liburan sudah tiba jika ingin simpe, sederhana, tidak mau repot ala backpacker guys!

  1. Pelajari Protokol atau Aturan. Seringkali penumpang pesawat terpaksa musti menginggalkan separuh barang bawaan mereka sebab rupanya barang tersebut dilarang berada pada penerbangan. Ingatlah protokol dasar yang sederhana seperti ini: tak boleh ada cairan yang lebih dari 100 ml yang memasuki pesawat. Bila kamu kedapatan membawanya (dan pasti bakal ketahuan), kamu dipaksa menanggalkan barang itu. Periksa lagi parfum, cologne, maupun sabun cair yang masuk ke dalam tasmu ya. Bila memungkinkan, tinggalkan barang-barang semacam itu lalu belilah di lokasi tujuan. Barang lainnya yang pun dilarang ialah pisau, korek api, benda tajam, barang yang memiliki unsur radioaktif, magnet serta benda-benda beracun.
  2. Timbang Tasmu. Kebanyakan maskapai punya aturan mengenai berat serta ukuran tas maupun barang yang masuk ke dalam kabin. Standard ukurannya berbeda-beda, tapi pada umumnya ukuran maksimal kurang lebih 56 cm (tinggi)x35 cm (kedalaman)x23 cm (lebar). Tidak perlu isi kantong depan alias kantong tambahan, sebab mungkin kamu bakal memerlukannya tuk memasukkan bermacam-macam barang tambahan sepanjang perjalanan. Timbanglah tas maupun kopermu memakai timbangan yang baik menjelang menuju bandara. Bawa pula tas atau kantong lipat guna membawa berbagai barang yang barangkali kamu beli, atau tuk menempatkan pakaian kotor saat akan pulang.
  3. Gulung, Jangan Dilipat. Melipat pakaian sebelum di masukkan dalam koper ialah cara tradisional juga paling mudah, Tapi pakaian yang dilipat ngabisin tempat lebih banyak. Boleh mempertimbangkan vacuum plastic bag yang kini banyak dijual, tuk “mengempiskan” pakaianmu. Dengan begitu, kamu bisa menampung lebih banyak barang didalam cabin bag khususnya tas atau kopermu.
  4. Bawa Tas Kecil. Karena kamu sedang dalam misi “bepergian ringkas”, persiapkan dan bawa tas kecil, baik tas tangan, ransel mini, tas pinggang, maupun tas selempang. Ingat, koper kamu bakal ada di kompartemen diatas kepala sepanjang penerbangan. Jadi kamu musti memisahkan barang-barang kecil, semacam dompet, paspor, buku, ponsel, ballpoint, boarding pass, MP3 player maupun GoPro. Pastikan semua barang yang kamu perlukan selama penerbangan ada didalam jangkauan.
  5. Bawa Portable Washer. Opsi ini layak dipertimbangkan, khususnya tuk backpacker yang pada dasarnya hanya punya sedikit tempat tuk pakaian didalam tasnya. Suatu mesin cuci mini, khusus dibikin tuk traveler, diperkenalkan sebagai Dolfi. Alat kecil ini tak lebih besar dari pada sabun mandi padat. Memakainya cukup mudah, tinggal celupkan pakaian kotor kedalam baskom kecil, menambah deterjen, kemudian celupkan Dolfi ke dalam baskom itu. Tinggal tunggu sejam, voila! Bajumu bersih dan segar. Dolfi memakai teknologi ultrasonik yang dikemas didalam alat compact. Dengan alat ini, kamu tak perlu membawa banyak busana, underwear, maupun bayar biaya laundry pada saat bepergian. Alat ini sudah dipasarkan sejak Agustus 2015 dan banyak peminatnya lho.

Leave a Reply

Your email address will not be published.